Demo 4 November 2016 di depan istana serta bundaran HI berjalan ricuh. Kericuhan itu berawal ketika pihak kepolisian yang lakukan pengamanan di lokasi itu mulai menembakkan peluru gas air mata pada beberapa pendemo yang memohon ketentuan presiden Joko Widodo berkaitan penistaan pada agama Islam yang dikerjakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Beberapa media pro pemerintah menyampaikan kabar, kericuhan yang berlangsung dikarenakan tindakan provokatif yang dikerjakan orator demo waktu berorasi, tetapi salah seseorang pendemo asal Aceh menyanggah berita itu.
”Kami tak bertindak anarkis atau pengucapan yang provokatif, namun mengapa kami yang disalahkan? Kalian tentu telah ditipu MetroTV ya?, ” tutur Muhammad salah seseorang pendemo yang pergi segera dari Aceh manfaat berhimpun berbarengan jutaan golongan muslimin dalam tindakan membela agama Islam, lewat telpon genggam kepunyaannya.
Disamping itu, Muhammad menyampaikan kabar, salah seseorang pimpinan tindakan, Ust Arifin Ilham sekarang ini terluka lantaran tindakan brutal yang dikerjakan pihak kepolisian yang disangka berniat memancing terjadinya kericuhan lantaran membela Ahok.
”Saat ini ust. Arifin Ilham terluka lantaran tingkah kepolisian yang memancing kericuhan, mereka berniat lakukan itu supaya kita umat Islam tampak anarkis serta bersalah, ” ucapnya sedih.
Diluar itu, seseorang habib diberitakan wafat dunia lantaran terserang gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian pada beberapa pendemo. ”Seorang habib bernama Habib Mahdi Assegaf sudah berpulang kerahmatullah, mohon doakan mudah-mudahan beliau memperoleh pahala syahid, ” tuturnya dengan suara datar seperti tengah menangis.
Muhammad memohon pada semua umat Islam di Indonesia terlebih di Aceh supaya mendoakan mereka baik-baik saja sepanjang lakukan tindakan.
”Kami mengharapkan umat Islam di Aceh tak kecewa dengan tindakan kami, tolong doakan kami dari Aceh supaya kami baik-baik saja, serta doakan yang terluka supaya di beri kekutan, pada yang wafat mudah-mudahan memperoleh syahid, ” berharap dia.
Ralat : Habib yang tadi diberitakan wafat sudah sadar.. hnya pingsan rupanya.
Reporter | HSP
