Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, th. ini bakal mengubah langkah pemolisian
terlebih oleh anggotaanggota di lapangan yang seringkali bersua dengan orangorang.
" Saya menginginkan th. 2016, Polri mesti lakukan satu perubahan. Lantaran memanglah langkah
pemolisian serta sebagian orang juga berpindah. Tututan tranparansi makin hari makin terang.
Pemolisian Polri mesti selaraskan dengan sebagian pergantian yang ada, " tuturnya pada
Minggu Kemarin
Badrodin mencontohkan dahulu, seseorang tersangka tak dapat mempraperaldilkan statusnya.
Tetapi saat ini tersangka mempunyai hak untuk kemukakan praperadilan atas penetapan
status itu.
Kapolri : Ada polisi nakal, Rekam saja! Itu
Sampai penyidik harus juga berpindah, tak dapat sewenangwenang serta seenaknya dalam
mengambil keputusan tersangka. Harus benarbenar kerjakan penyelidikan serta penyidikan yang cermat.
" Lantas saat ini pergantian tehnologi selalu berkembang, sebagian orang bisa
merekam tiaptiap aktivitas anggota Polri yang menyimpang serta dilaporkan. Jadi anggota
juga harus mengubah tingkah laku serta harus jadi teladan, " tegasnya.
Setelah itu sisa Kapolda jawa Timur ini bisa kehendaki supaya kekuatan semua anak
buahnya bertambah serta performanya semakin maksimal.
" Simpel saja, saya menginginkan kemampuan jadi lebih serta performa anggota optimal.
Jadilah pengayom orangorang yang baik, makin melayani, " tutur Badrodin.
Termasuk Badrodin juga berpesan supaya sinergritas dengan lembaga penegak hukum lain
seperti KPK serta Kejaksaan harus juga ditingkatkan serta dieratkan.
