Ini ditulis Hendriyanto menyikapi wawancara paling baru Ketua KPK Agus Rahardjo di Tempo, berkaitan perubahan masalah Pengadaan Tempat Sumber Waras, Reklamasi, Rekan Ahok
Agus Rahardjo yang menyedihkan…. Bekas kepala LKPP (Instansi Kebijakan Pengadaan Barang/Layanan Pemerintah).
Dari (sosok) mengagumkan (di LKPP) jadi bukanlah siapa-siapa (di KPK).
Buat Pak Agus, SAMPAIKAN Salam buat rekan-rekan di LKPP ya pak Agus… Buat pak Ikak
Baca Juga :
Berita Senang! Untuk yang Menginginkan Menyelenggarakan Akad Nikah, Mulai Waktu Ini Nikah di KUA Gratis
Sungguh Sangat Keji Perbuatan Mereka! Dokter Suriah Ini Temukan Alat Pelacak Pada Seragam Pertolongan PBB
Harga Rokok Naik Rp. 50. 000 Per Bungkus, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani
Selesai Baca Doa Yang Menyindir, Politisi Gerindra Ini Segera Bisa 300 SMS serta 78 Panggilan Masuk, yang Berisi...
Jokowi Dipermalukan Oleh Orang-orang Batak, Nyatanya Topi 'Aneh' yang Dipakainya Bukanlah Kebiasaan Batak
Suliastomo.. Kasihan beliau telah repot serta capek membidani LPSE (Service Pengadaan Dengan cara Elektronik) di semua Indonesia tidak tahunya ayah masihlah bingung saja masalah diskresi…
Baca lagi dong Pak modul pengadaan barang serta jasanya… Atau bebrapa janganlah LKPP besar bukanlah lantaran Ayah? Ayah kebetulan saja jadi kepalanya? Ayah telah miliki sertifikat ketrampilan pengadaan barang layanan belum ya? Koq bebrapa dapat nya ngasih sertifikat ketrampilan sesaat ayah sendiri melacurkan diri ayah?
Basic Ayah yang menyedihkan… Sudahlhlah Pak… Bila memanglah bukan ketrampilan ayah serta ayah tidak miliki keteguhan.. baiknya ayah mundur dari ketua KPK.
Dari pada menyulitkan Ayah dihari berhisab kelak, serta menyulitkan kami wni.
Ingat pak… Mungkin saya yang duluan di panggilNya.. atau mungkin saja Ayah. Atau ada pengecualian untuk Ayah sebelumnya ajal menjemput, dijanjikan saat sama Allah SWT untuk bertobat?
(Hendriyanto)
portalpiyungan
