Petahana Basuki T Purnama (Ahok), terancam gugur dari pencalonan di Pilkada DKI Jakarta 2017. Hal semacam itu akan terjadi bila Ahok dapat dibuktikan melakukan penistaan agama berkaitan masalah surah Al Maidah.
" Ahok akan gugur bila dapat dibuktikan menistakan agama. Sebab penistaan agama kan telah termasuk juga delik aduan yang miliki sanksi pidana, " kata Pengamat Politik Kampus Padjajaran, Idil Akbar, Senin (10/10).
Berkaitan keinginan maaf yang telah di sampaikan Ahok, Idil menilainya akan tidak penting merubah pandangan pemilih muslim pada bekas Bupati Belitung Timur itu.
Pendukung Ahok Mulai Meyakini Jagoannya Akan Kalah, Akibat Kekeliruan Ahok Sendiri
Ahok : yang Terasa Tersinggung, Saya Berikan Mohon Maaf, Tak Ada Maksud Saya Berbuat tidak etis Islam
Tidak Cukup Minta Maaf, Ahok Akan Tidak berhasil Turut Pilkda
Ustadz Felix Siauw Menyikapi Pernyataan Ahok yang Ngakunya tak Berbuat tidak etis Alquran
Saya Telah Lihat Video Itu Berkali-Kali, Ahok Memanglah Mengejek Alquran
Argumennya, perkataan Ahok masalah surah Al Maidah cukup fatal.
" Keinginan maaf menurut saya akan tidak cukup berikan dampak positif pada Ahok. Walau muslim memaafkan tetapi penistaan agama tetaplah dituntut untuk selalu dilanjutkan kasusnya, " terang Idil.
Sesaat parpol pendukung Ahok, seperti PDIP, Golkar, Nasdem serta Hanura, cuma bakal berlepas tangan saat masalah ini makin menguat.
Sebab, pembenaran yang di sampaikan oleh parpol pengusung dapat memberi panas situasi.
" Sikap mereka membela Ahok sudah pasti dalam kemampuan kebutuhan Pilkada terlebih didalam melindungi trend positif pada Ahok serta tak menyebabkan kerugian semakin besar nanti. Sebab, bila Ahok hingga dapat dibuktikan menistakan Islam serta karena itu digugurkan sebagai cagub, terlebih parpol pendukung akan tidak untung, " pungkas Idil. jpnn
