KABAR TERKINI !!!!!!!!!!!!! GP ANSOR,GARDA BANGSA,& BANSER NU SIAP BUBAR PAKSAKAN FPI JIKA PRESIDEN JOKOWI TIDAK MAMPU MEMBUBARKANNYA DALAM WAKTU DEKAT
KABAR TERKINI !!!!!!!!!!!!! GP ANSOR,GARDA BANGSA,& BANSER NU SIAP BUBAR PAKSAKAN FPI JIKA PRESIDEN JOKOWI TIDAK MAMPU MEMBUBARKANNYA DALAM WAKTU DEKAT


Sekurang-kurangnya beberapa ratus ribu anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP-Anshor) serta Garda Bangsa Kecamatan Sukarkarsa, Kabupaten Bekasi menekan pemerintah segera membubarkan organisasi massa Front Pembela Islam (FPI).

Massa FPI tak layak hidup di bumi Indonesia, lantaran bertindak anarkis serta kekerasan pada orang-orang. Semestinya, kata dia, FPI yang bernapaskan Islam hindari tindak kekerasan serta anarkis, lantaran dalam ajaran Islam tak mengetahui tindakan brutal yang menyakiti sesama rekan.

FPI Mengakibatkan kerusakan Citra Bangsa

Orang-orang Indonesia yang di kenal berbudi mulia serta berperilaku santun itu, kata dia, sebaiknya jangan pernah dikotori oleh perbuatan jelek massa FPI yang bisa mengakibatkan kerusakan citra bangsa serta negara di mancanegara.

Dalam kondisi seperti ini, tuturnya, orang-orang negeri ini sebaiknya menyatu-padu merapatkan barisan dan tingkatkan persatuan serta kesatuan melawan FPI, lantaran meresahkan bangsa serta negara.

1 Juta Anggota Paduan GP ANSOR, GARDA BANGSA & BANSER NU DARI BERBAGAI PROVINSI SIAP BUBARKAN FPI DI BUMI PERTIWI TANPA AMPUN

Sekitaran 1 juta anggota paduan Barisan Anshor Serba Manfaat (Banser) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur siap dikerahkan ke Jakarta untuk menolong membubarkan Front Pembela Islam (FPI).

" Kapan juga pasukan kami siap diberangkatkan ke Jakarta untuk hadapi FPI, " kata Komandan Banser Satkorcab Tulungagung, HUSNI.

" Kami juga memohon supaya pemerintah selekasnya membubarkan FPI lantaran keberadaannya sampai kini cuma mengakibatkan kerusakan kerukunan antar umat beragama, " kata HUSNI. Mereka juga menyerukan supaya anggota FPI di Jawa Timur selekasnya membubarkan diri kurun waktu 3 kali 24 jam. terhitung mulai sejak hari ini tanggl 7 November 2016 ini " Bila tidak ingin membubarkan diri, agar kami yang bakal mengerjakannya lewat cara kami sendiri, " kata HUSNI.